Peraturan Properti Asing dan Bali


Peraturan Properti Asing dan Bali

Peraturan Properti Asing dan Bali

Pemerintah telah merancang peraturan baru di bidang properti, khususnya untuk kepemilikan orang asing. Peraturan tentang kepemilikan asing atas properti di dalam negeri diperkirakan baru rampung 2011.

Pembaruannya pada intinya pembeli properti di Indonesia termasuk Bali, makin bebas termasuk status kepemilikannya langsung bisa selama 70 tahun. Kebijakan tersebut telah lama diterapkan di Malaysia dan negara lain.

Peraturan itu diharapkan bukan lagi untuk menjaring ekspatriat yang harus tinggal lama di Indonesia, tetapi orang asing yang baru mau tinggal di Indonesia.

Aturan pembelian properti sebelumnya mengharuskan hanya warga negara asing yang tinggal di Indonesia yang diharapkan membeli, namun aturan itu akan direvisi di mana orang asing yang tinggal di luar negeri dan minimal pernah tinggal di Indonesia dua minggu bisa diizinkan membeli properti.

Kalangan pengusaha properti sangat mendukung agar secepatnya peraturan ini dirampungkan, karena akan membuka pasar properti seluas-luasnya kepada orang asing. Dengan demikian orang asing akan makin banyak membeli properti di dalam negeri, bahkan juga tinggal di negeri ini bersama masyarakat negeri ini.

Bagi Bali, jika benar-benar peraturan ini dirampugkan tahun 2011 mendatang, tentu risikonya sangat besar. Bali, pulau kecil nan dikenal indah yang didukung dengan kebudayaan dari Agama Hindu yang adiluhung itu, bisa akan jadi rebutan termasuk orang asing untuk membeli properti sekaligus tinggal di Bali.

Harga tanah mahal seberapa pun, jika memenuhi selera orang asing, maka mereka akan beli. Tanah di kawasan wisata, pusat bisnis, rest area di pegunungan, kawasan dekat objek wisata, bahkan kawasan dekat kahyangan jagat, bisa jadi akan diuber.

Mereka mungkin membeli properti sebagai tempat tinggal sekaligus rumah sewa, atau beli properti untuk usaha hotel, maupun usaha lainnya.

Bila krama Bali tak tahan godaan duniawi, maka akan makin terangsang untuk memiliki uang banyak seketika dengan cara menjual tanah warisan. Setelah tanah-tanah tebing, teba, sawah, pantai terjual, bisa jadi rumah-rumah di desa adat pun akan laku di pasar orang asing. Nah, jika begini, apa jadinya Bali nanti?

Sumber : bisnisbali.com

 






Jual Rumah & Villa di Bali, Villas & House for Sale

For sale villas and houses in Bali. Some new modern minimalist villas with magnificent rice field view are ready for sale in some areas like Canggu, or stunning ocean view in Jimbaran, Pecatu, etc.
Sedang dibangun rumah / perumahan style villa minimalist, lokasi strategis di Renon Denpasar Bali
Dijual Villa di Bali, Seminyak, Ubud, Canggu, Dreamland, Pererenan, and many more..

Hot Bali Land for Sale

/ / / x 0
Total : 0


Artikel Terkait


Artikel Terbaru


Belanja + Kuliner + Pariwisata + Property + Seni dan Budaya + Spa + Sport and Adventure + Tujuan Wisata +

 

About Us

Dijual tanah di Bali khususnya tanah di Bali dengan lokasi yang terbaik dan paling menguntungkan untuk investasi, lokasi villa, dan lain lain. Kami tidak akan menaikkan harga properti, kami hanya akan mendapatkan komisi reguler dari pemilik.
Kami juga menerima pemasangan iklan atau bila pemilik tanah dan agent property yang bermaksud memasarkan tanahnya melalui website ini.