Agresi Kontraktor Asing ke Bali sulit dibendung


Agresi Kontraktor Asing ke Bali sulit dibendung

Agresi Kontraktor Asing ke Bali sulit dibendung

Saat ini agresi kontraktor asing ke Bali makin sulit dibendung. Akibatnya kontraktor lokal makin tersaingi. Dari sisi sumber daya manusia (SDM) dan teknologi kontraktor asing lebih unggul, sehingga lebih mudah menarik simpati pengguna jasa.

Akankah kontraktor lokal jadi penonton di daerah sendiri? Berikut laporan BisnisBali. SEJUMLAH proyek infrastruktur telah digarap kontraktor asing. Salah satunya, proyek DSDP yang digarap kontraktor Jepang. Ini satu bukti kontraktor asing memiliki daya saing tinggi untuk merebut proyek-proyek baik yang dikucurkan dari APBN/APBD, maupun swasta.

'Ini ancaman bagi kontraktor lokal jika tak mau segera berbenah. Kemampuan mereka ini perlu ditiru dan dipelajari sehingga ke depan dalam menghadapi persaingan sektor jasa konstruksi di era sejagat ini, kontraktor lokal tak kecut nyalinya dan hanya jadi penonton di daerah sendiri,'' ujar Ketua DPC Gapensi Denpasar, Ir. Nyoman Suwarjana, Kamis (19/2) kemarin.

Dikatakan, tantangan berat masuknya kontraktor asing ke Bali harus mendapat perhatian serius kalangan kontraktor yang tergabung di asosiasi profesi dalam hal ini Gapensi, dan lainnya guna berbenah diri. Apakah itu meningkatkan SDM dengan pelatihan-pelatihan di bidang konstruksi secara kontinu, atau bekerja sama dengan kontraktor asing untuk tujuan lebih besar, yakni menimba ilmu dari mereka.

'Di era sejagat ini, pemerintah sulit melarang masuknya kontraktor asing. Tapi dengan memberikan proteksi kepada kontraktor lokal, baik dukungan moril dan kemudahan-kemudahan berupa pajak, bantuan modal dari perbankan, maupun perizinan akan sangat membantu dalam rangka meningkatkan daya saing kontraktor lokal sebagai salah satu ujung tombak pembangunan daerah,'' tambahnya seraya mengatakan, peningkatan kemampuan kontraktor lokal bukan saja bersifat teknis, namun juga nonteknis, seperti pemahaman tentang teknologi informasi (internet) untuk memudahkan kontraktor dalam mengakses setiap informasi tender proyek nasional maupun internasional, perihal perpajakan, maupun meningkatkan kemampuan human relations, membina hubungan baik dengan kalangan pemodal asing, pemegang kebijakan, juga dengan kontraktor asing, dengan tujuan ketika adanya tender-tender proyek internasional dapat ikut diberikan kepercayaan (ngesub) menggarap bagian-bagian tertentu dari proyek tersebut.

'Kesempatan ngesub dengan kontraktor asing dapat dimanfaatkan untuk mencuri ilmu, sekaligus kesempatan untuk unjuk kemampuan sehingga nantinya dapat diberikan kepercayaan lebih besar,'' imbuh Suwarjana yang sekaligus Dirut PT Slipi Raya Utama dan saat ini tengah dipercaya menggarap proyek Bandara Internasional Loteng.

Sebelumnya, salah seorang kontraktor yang juga Ketua Apersi Bali, Drs. Ketut Sugita, mengungkapkan, kendati pemerintah sulit membendung masuknya kontraktor asing, dari sisi pajak dan lainnya bisa ditingkatkan. Sedikit tidaknya akan menjadi perhatian mereka sebelum masuk Bali. Untuk pemberdayan kontraktor lokal sudah tentu pemerintah dapat meningkatkan porsi proyek-proyek infrastruktur.

'Saya akui, dari sisi kemampuan kontraktor asing memang lebih unggul, baik dari sisi finansial, peralatan maupun penguasaan teknologi. Namun kontraktor lokal jangan merasa tak mampu, karena sampai saat ini masih ada beberapa kontraktor lokal yang sudah mampu bermain di tingkat internasional. Jumlahnya memang kecil, namun jika dapat diikuti kontraktor-kontraktor lokal lainnya, maka saya yakin persaingan dengan kontraktor asing jadi hal biasa saja,'' katanya.

Ketua BPD Gapensi Bali, Ir. Made Dwipa Kusuma juga mengatakan, kontraktor Bali memang harus berbenah, karena ke depan mereka bukan saja dituntut mampu unggul di daerah sendiri, namun juga mampu melakukan agresi di tingkat nasional dan internasional. Caranya, profesionalisme dalam pelayanan harus makin ditingkatkan. Di dalamnya menyangkut, kemahiran dalam teknis konstruksi, kecepatan dan ketepatan waktu, kualitas proyek dan mampu mengembangkan jaringan pasar yang kuat, sehingga dalam situasi sesulit apa pun bisa tetap eksis.

Ketua Umum DPP Gapensi Ir. Suharsoyo baru-baru ini di Denpasar menyebutkan, besarnya porsi dana untuk proyek infrastruktur dari APBD maupun APBN, 2009 yakni 168 trilyun maka pembangunan sektor konstruksi dapat dipastikan makin berkibar. Proyek-proyek pemerintah dan swasta makin bersaing sehingga para kontraktor dituntut profesionalismenya agar tak kalah saing dengan kontraktor asing.

Disadari, secara nasional berbagai kelemahan masih dimiliki sektor konstruksi. Terbukti dari 58.756. Anggota Gapensi di seluruh Indonesia, 88 persen di antaranya masih menduduki level 2, 3, dan 4. Tercatat 11 persen level 5, 6, sedangkan hanya 10 persen level 7, 8. Ke depan diperlukan pembinaan-pembinaan secara kontinu untuk bisa sejajar dengan kompetitor asing yang saat ini cukup banyak beroperasi di Indonesia dan Bali khususnya.

Sumber : e-kuta.com

 






Jual Rumah & Villa di Bali, Villas & House for Sale

For sale villas and houses in Bali. Some new modern minimalist villas with magnificent rice field view are ready for sale in some areas like Canggu, or stunning ocean view in Jimbaran, Pecatu, etc.
Sedang dibangun rumah / perumahan style villa minimalist, lokasi strategis di Renon Denpasar Bali
Dijual Villa di Bali, Seminyak, Ubud, Canggu, Dreamland, Pererenan, and many more..

Hot Bali Land for Sale

/ / / x 0
Total : 0


Artikel Terkait


Artikel Terbaru


Belanja + Kuliner + Pariwisata + Property + Seni dan Budaya + Spa + Sport and Adventure + Tujuan Wisata +

 

About Us

Dijual tanah di Bali khususnya tanah di Bali dengan lokasi yang terbaik dan paling menguntungkan untuk investasi, lokasi villa, dan lain lain. Kami tidak akan menaikkan harga properti, kami hanya akan mendapatkan komisi reguler dari pemilik.
Kami juga menerima pemasangan iklan atau bila pemilik tanah dan agent property yang bermaksud memasarkan tanahnya melalui website ini.