Mendagri Soroti Penggunaan Nama Asing


Mendagri Soroti Penggunaan Nama Asing

Mendagri Soroti Penggunaan Nama Asing

Penggunaan nama-nama asing pada sejumlah tempat geografis (rupabumi) di Bali disorot Menteri Dalam Negeri, Mardiyanto. Pasalnya nama-nama itu dikhawatirkan bisa menggusur nama-nama lokal, yang notabene memiliki kaitan sejarah dengan tempat di sekitarnya.

Menurut Mendagri, nama-nama asing yang digunakan itu tidak berhubungan dengan sejarah atau asal usul tempat tersebut. Bila dibiarkan, maka dikhawatirkan budaya asli yang tergambar melalui nama-nama tempat tersebut akan hilang.

Hanya saja, Mendagri tak secara spesifik menyebut nama-nama asing di Bali. Tapi dari fakta yang ada, salah satu nama pantai yang belakangan populer adalah pantai Dreamland di Badung. Selain itu ada juga jalan Marlboro, arah barat Jalan Teuku Umar.

'Beberapa tempat di Bali sudah mulai berganti nama, baik dengan nama asing maupun nama ‘julukan baru' yang diberikan oleh turis-turis asing. Bahkan, nama-nama julukan itu terkadang lebih populer daripada nama lokalnya, sehingga di masa-masa datang dikhawatirkan nama-nama lokal akan hilang bergenti dengan nama baru, bahkan sekalgus bisa mencabut generasi muda dari akar budaya lokalnya,' papar Mendagri pada acara ‘South East Asian Survey Congress' (SEASC) di Nusa Dua, Selasa (4/8).

Terkait hal itu, Mendagri menegaskan, sudah saatnya Pemerintah menertibkan penggunaan nama-nama geografis di Indonesia, mengingat saat ini sudah banyak nama-nama asing yang digunakan untuk menggantikan nama-nama lokal.

Padahal menurut Mardiyanto, sejarah dan legenda nama-nama tempat di Indonesia merupakan kekayaan budaya banghsa Indonesia yang cukup beralasan dilestarikan. Alasan utamanya adalah, dengan melestarikannya, berarti membangun semangat kebangsaan dan rasa cinta tanah air.

'Nama-nama tempat dan sejarahnya merupakan jati diri dan identitas bangsa Indonesia, maka sangat penting untuk mempertahankan nama-nama tempat atau nama-nama geografis tersebut,' pungkasnya. Mengganti nama-nama geografis secara sembarangan tanpa memperhatikan kaitannya dengan sejarahnya, akan mengaburkan ikatan masyarakat dengan tempat asalnya,' pungkas Mardiyanto.

Sumber : e-kuta.com

 






About Us

Dijual tanah di Bali khususnya tanah di Bali dengan lokasi yang terbaik dan paling menguntungkan untuk investasi, lokasi villa, dan lain lain. Kami tidak akan menaikkan harga properti, kami hanya akan mendapatkan komisi reguler dari pemilik.
Kami juga menerima pemasangan iklan atau bila pemilik tanah dan agent property yang bermaksud memasarkan tanahnya melalui website ini.