Air Asia Jadikan Bali Pintu Gerbang Pariwisata


Air Asia Jadikan Bali Pintu Gerbang Pariwisata

Air Asia Jadikan Bali Pintu Gerbang Pariwisata

Maskapai penerbangan Air Asia menjadikan Bali sebagai pintu gerbang wisata menuju negara-negara ASEAN dan Indochina. Bali menjadi simpul penerbangan, yang menghubungkan wisatawan dari dan ke tujuan wisata di Australia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Hongkong, dan China.

'Kami ingin menjadikan Bali sebagai gerbang menuju Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya,' ujar Dharmadi Chief Executive Officer Air Asia, Kamis (23/7).

Pembukaan rute baru Denpasar-Perth, 17 Juli, merupakan langkah awal menjadikan Bali sebagai pintu gerbang wisata menuju negara-negara ASEAN dan sekitarnya.

Perth dipilih karena memiliki pasar yang potensial, antara lain, jumlah pelajar Indonesia yang ada di sana mencapai 19.000 orang. Sekitar 1,2 juta penduduk Perth juga gemar berwisata dengan tujuan utama Bali dan tempat wisata lain di ASEAN.

'Dari Bali turis bisa melanjutkan penerbangan ke Malaysia, Bangkok, China, Thailand, dan Vietnam,' ujar Dharmadi.

Widijastoro Nugroho, Marketing and Distribution Director Air Asia, saat peluncuran rute Denpasar-Perth di Perth, Australia bagian barat, menjelaskan, turis Australia yang berkunjung ke Bali kuartal I-2009 meningkat 24,85 persen dibanding periode sama 2008, yakni dari 57.647 orang menjadi 71.970 orang.

Sebagian besar pelancong asal Australia, lanjut Widijastoro, berkunjung ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai. Jumlah wisatawan diyakini oleh Dharmadi akan terus meningkat dengan tawaran tiket hemat dari Air Asia, yaitu sekitar Rp 1,4 juta sekali jalan Denpasar-Perth. Air Asia menyandang penghargaan World's Best Low Cost Airline 2009 pada survei tahunan World Airline oleh Skytrax.

Brad Geatches CEO Westralia Airports Corporation menilai, rute baru Denpasar-Perth akan membuka jalur ke seluruh wilayah Asia. Turis dapat menggunakan Bali sebagai tempat transit sebelum meneruskan perjalanan ke tujuan wisata lain.

Kathleen Tan, Regional Head of Commercial of Air Asia Group, menjelaskan, sejak penjualan dibuka Mei, tiket telah terjual lebih dari 70.000 kursi untuk rute Perth-Denpasar.

Menanggapi adanya ledakan bom pada 17 Juli di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton Jakarta, Kathleen yakin tidak akan berdampak besar pada bisnis pariwisata. Ia yakin, wisatawan akan tetap datang ke Bali.

Prediksi Kathleen terbukti saat penerbangan balik Perth-Denpasar pada 20 Juli. Pesawat Airbus A320 dengan 180 kursi terisi sekitar 90 persen, dengan mayoritas penumpang wisatawan mancanegara.

Dian, warga Perth yang juga staf Swan Gold Tour, menilai, teror bom tidak akan menyurutkan hasrat orang Australia berkunjung ke Bali. Pulau Dewata ini selalu menarik untuk dikunjungi.

Made Yasa, operator perjalanan wisata Bali Megah Wisata, bersyukur tidak ada eksodus wisatawan mancanegara pascaledakan bom. Wisatawan dari Australia, Jepang, Korea, dan Taiwan tetap datang ke Bali dan tidak ada jadwal yang dibatalkan.

Sumber : travel.kompas.com

 






About Us

Dijual tanah di Bali khususnya tanah di Bali dengan lokasi yang terbaik dan paling menguntungkan untuk investasi, lokasi villa, dan lain lain. Kami tidak akan menaikkan harga properti, kami hanya akan mendapatkan komisi reguler dari pemilik.
Kami juga menerima pemasangan iklan atau bila pemilik tanah dan agent property yang bermaksud memasarkan tanahnya melalui website ini.